Dukung Asta Cita, Krakatau Steel Pasok 80.000 Ton Pipa Baja untuk Proyek Dusem

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (IDX: KRAS) resmi mengukuhkan rencananya dalam proyek strategis nasional. Melalui anak usahanya, PT Krakatau Pipe Industries (KPI), raksasa baja nasional ini akan menyuplai lebih dari 80.000 ton pipa baja untuk proyek transmisi gas bumi Dumai-Sei Mangkei (Dusem).
Langkah besar ini ditandai dengan penandatanganan kontrak pengadaan pipa untuk dua segmen pengerjaan yang meliputi Segmen 1: Kerja Sama Operasi (KSO) PT Wijaya Karya (Persero) Tbk – PT Nindya Karya dan Segmen 2: KSO Rabana-Abipraya-SBS-Singgar.
Proyek Dusem bukan sekadar proyek infrastruktur biasa. Pipa transmisi gas ini akan membentang sepanjang 541 kilometer, mulai dari Belawan hingga Duri, Sumatera. Proyek ini dirancang untuk mengalirkan gas dari Wilayah Kerja (WK) Andaman menuju Pulau Jawa.
“Partisipasi Krakatau Steel Group dalam Proyek Dusem menunjukkan kesiapan industri baja nasional dalam mendukung strategi infrastruktur energi. Ini adalah wujud kontribusi kami memperkuat ketahanan energi nasional,” ujar Dr. Akbar Djohan, Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk.
Mengingat jalur distribusi ini krusial, Krakatau Steel memastikan material yang digunakan memenuhi standar mutu dan keselamatan tertinggi. Dengan detail teknis pipa yang akan disuplai ERW/HSAW dengan spesifikasi API 5L X52 PSL 2 berdiamter 20 Inci. Selain itu pipa ini juga dilengkapi dengan fitur keamanan 3LPE Coating yang merupakan lapisan anti korosi tingkat tinggi.
Nantinya jalur distribusi ini menghubungkan SKG Belawan hingga Stasiun Labuhan Batu, berlanjut hingga fasilitas di Duri.
Proyek yang ditargetkan mulai konstruksi pada periode 2025–2027 ini merupakan bagian dari visi Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto. Tujuannya jelas: memperkuat ketahanan energi dan memastikan ketersediaan energi yang berkelanjutan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Hernowo, Direktur Komersial, Pengembangan Usaha & Portofolio Krakatau Steel, menegaskan bahwa sinergi antara produsen baja nasional dan kontraktor EPC sangat krusial agar proyek ini berjalan tepat waktu dan sesuai standar teknis.
Sebagai ujung tombak manufaktur pipa, KPI memiliki kapasitas produksi yang mumpuni meliputi kapasitas produksi 220.000 ton per tahun yang mencakup pipa spiral (12-80 inch) dan pipa ERW (0,5-20 inch).
Perusahaan ini juga memiliki fasilitas pelapisan (coating) berkapasitas 800.000 meter persegi per tahun, mencakup teknologi 3LPE, 3LPP, Asphalt Enamel, hingga Concrete Weight Coating untuk kebutuhan proyek lepas pantai (bawah laut).
Dengan keterlibatan penuh dalam proyek Dusem, Krakatau Steel kembali membuktikan bahwa produk dalam negeri memiliki kualitas dunia yang siap mengawal kemandirian energi Indonesia.


