Direksi sebut KEK di Gresik sudah realisasikan investasi Rp87 triliun

Direktur Keuangan PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BMKS) Ifan Johar Kuswahyudi menyebut Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) di Gresik, Jawa Timur yang dikembangkannya sudah berhasil merealisasikan investasi Rp87 triliun hingga triwulan I 2025.
“Capaian ini, sudah termasuk komitmen Rp10 triliun dari investor asing,” kata Ifan dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat.
Sejumlah manfaat yang dihadirkan JIIPE, membuat investor tertarik untuk membenamkan dananya di kawasan ini diantaranya pelabuhan laut dengan kedalaman –16 LWS (Low Water Spring atau Air Surut Terendah), akses tol, dan jalur kereta api.
Dia optimistis JIIPE bisa menjadi hub logistik strategis yang memperkuat daya saing industri di Jawa.
Investasi besar di JIIPE telah menciptakan ribuan lapangan kerja, memperkuat rantai pasok lokal, serta memberikan efek berlipat (multiplier effect) signifikan bagi perekonomian daerah dan kontribusi nasional.
Terkait hal itu, BMKS mendapat penghargaan di bidang investasi (Investment Award 2025) dari Pemprov Jakarta Timur untuk kategori Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) terbaik.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta agar penghargaan ini menjadi pemicu bagi perusahaan (BMKS) untuk bersama-sama membangun ekonomi daerah.
Dengan penghargaan ini, Ifan menyatakan komitmennya untuk terus membangun kawasan industri modern, berkelanjutan, dan berkelas dunia, sejalan dengan visi pemerintah sebagai lokomotif ekonomi Indonesia


